Pasar Transit dan Pasar Tani
Disebut pasar transit karena pasar ini merupakan transitnya barang-barang dagangan untuk kemudian diambil oleh para pengecer. Pasar ini merupakan bagian penting dari kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Margokaton. Pasar yang berada di Padukuhan Planggok ini tergolong unik. Jam 04:00 pagi sudah ramai pengunjung, yakni supplier atau penyedia barang makanan.
Pasar ini bermula dari inisiatif Paguyuban Foods And Cake Transit Station (FCTS) yang diketuai Daroni. Setelah berproses sejak 2005 dan sempat menempati halaman BUMKal Margokaton dan Pasar Srikaton, pasar resmi berdiri secara swadaya pada tahun 2017 di atas lahan milik Bu Hidayati seluas 2.211 m² dengan sistem sewa yang sah secara hukum.
Pasar ini menampung lebih dari 100 pedagang pengecer dan 260 suppliers, tidak hanya dari Sleman, tapi juga dari Bantul dan Kulonprogo. Pengecer mengambil barang dagangan di pagi hari, membayar siangnya hanya untuk barang yang laku, sementara sisa barang bisa dikembalikan atau dijual murah. Barang basah yang tidak laku tapi masih layak konsumsi kerap dihibahkan ke pondok pesantren atau panti asuhan. Pasar ini diresmikan oleh Panewu Seyegan pada April 2025.

