Pengobatan Tradisional
Di tengah hiruk pikuk perkembangan jaman, masyarakat Margokaton tetap mempertahankan kearifan lokal dalam bidang kesehatan melalui praktik pengobatan tradisional yang diwariskan secara turun-temurun. Di padukuhan seperti Grajegan, Susukan 1, Seyegan, Sonoharjo, Nyamplung, dan Somokaton, pengobatan alternatif seperti pijat tradisional, urut, serta peran penting dukun bayi masih menjadi bagian dari keseharian warga.
Tidak hanya itu, ramuan jamu hasil olahan sendiri yang diracik dari bahan alami seperti kunyit, jahe, temulawak, dan daun-daunan masih dipercaya sebagai penawar berbagai keluhan tubuh. Proses pembuatannya pun dikerjakan secara tradisional, mulai dari penumbukan hingga perebusan, dengan resep yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Beberapa keluarga dikenal sebagai penjaga tradisi ini, meneruskan praktik pengobatan dengan dedikasi tinggi, tidak hanya sebagai keahlian, tetapi juga sebagar bentuk pelayanan sosial dalam komunitas. Di masyarakat Margokaton, pengobatan tradisional sebagai alternatif medis juga sebagai warisan budaya yang menyatu dengan nilai spiritual, hubungan sosial, dan rasa percaya pada alam.

